Ketika aku memutuskan untuk melangkah, ini berarti aku telah yakin pada keputusan yang telah aku buat sendiri. Lalu, pandanganku berubah arah. Yang terjadi adalah keyakinanku goyah. Aku beranggapan selama diriku sendiri mampu melakukan hal yang mampu kulakukan sendiri aku tidak akan bergantung pada orang lain. Pada kenyataannya aku butuh seseorang yang bisa mengimbangiku, menuntunku untuk menemukan jalan keluar dari hal yang menghalangiku atau bahkan merapuhkan semangatku. Kali ini, dalam hidupku.. aku mencari sosok ini, dan belum juga kutemukan. Siapa dia? Aku juga tidak tahu.
Konteks yang aku bicarakan dalam pembahasan kali ini bukanlah tentang sahabat. Maksudku bukan pertemanan. Dia yang aku cari adalah calon sahabat hidupku seumur hidup. Yang pasti adalah sosok laki-laki.
***
0 komentar:
Posting Komentar