kala itu, aku masih kecil tak tahu apa-apa. hanya merengek, merajuk kepada bunda dan ayah meminta sesuatu yang aku inginkan.
kala itu, memang aku tidak mengerti arti bahkan tentang hidup dan kehidupan.
setahuku hanya senang, hanya gembira terpaku dalam imajinasiku sendiri dalam duniaku sendiri dan dalam permainanku sendiri.
yang kutahu hanya kemauanku saja, hanya nafsuku saja. aku tidak mengerti, yang jelas keinginankulah yang hanya kumengerti.
apa artinya, diri ini terkungkung dalam kesendirian yang tak berujung. dan setitik cahaya terang menyinariku, menyadarkanku, membawaku ke dunia yang lebih terangkat dengan abdi berpikir positif nan jauh ke depan.*
kala itu, memang aku tidak mengerti arti bahkan tentang hidup dan kehidupan.
setahuku hanya senang, hanya gembira terpaku dalam imajinasiku sendiri dalam duniaku sendiri dan dalam permainanku sendiri.
yang kutahu hanya kemauanku saja, hanya nafsuku saja. aku tidak mengerti, yang jelas keinginankulah yang hanya kumengerti.
apa artinya, diri ini terkungkung dalam kesendirian yang tak berujung. dan setitik cahaya terang menyinariku, menyadarkanku, membawaku ke dunia yang lebih terangkat dengan abdi berpikir positif nan jauh ke depan.*
0 komentar:
Posting Komentar